Oleh-oleh Dari Hong Kong, Sensasi Kemiringan 45 Derajat Saat Naik Peak Tram (Bagian 2)

Gambar

MENUNGGU BERANGKAT – Saya berpose sebentar sebelum berangkat di samping Peak Tram di Peak Tower, Victoria Peak, Pulau Hongkong, Jumat (13/5/2011). Di Victoria Peak, lokasi Peak Tram hanya berjarak sekitar 150 meter dari puncak Gunung Victoria. (foto: akhmad junaidi siregar)

PUAS melihat atraksi di Peak Tower, saya bersiap-siap kembali ke kawasan Garden Road, Central, Pulau Hong Kong dengan menggunakan Peak Tram. Jalur yang saya gunakan untuk naik dan turun ke dan dari Victoria Peak berbeda. Jika saat naik ke Victoria Peak, saya menggunakan bus pariwisata khusus, maka saat turun menuju Garden Road, saya memilih menggunakan Peak Tram.

Garden Road adalah sebuah tempat (stasiun) di mana Peak Tram “parkir” atau “bersandar”. Sering dinamakan Lower Peak Tram Terminus. Dari informasi yang saya himpun, untuk sampai ke Garden Road, kita bisa naik bus atau trem dan turun di MTR Central. MTR Central ini berdekatan dengan menara Bank of China dan gedung Cheung Kong Centre yang bentuknya seperti kotak yang tinggi. Stasiun MTR yang terdekat adalah stasiun Central dan Admiralty.

Dari Stasiun MTR Central keluarlah melalui pintu J2 atau K. Dari pintu J2 berjalanlah menuju Chater Garden. Dari sini menara Bank of China terlihat jelas. Sedangkan dari pintu keluar K keluar menuju Statue Square yang berlokasi di seberang gedung HSBC.

Sedangkan dari Stasiun MTR Admiralty, keluarlah melalui pintu C1 dan seberangi jembatan di atas Queensway menuju Pacific Place. Sesampainya di Pacific Place gunakan eskalator di sebelah kanan yang berjalan di samping pusat perbelanjaan. Naiki hingga mencapai puncak tertinggi dan seberangi jalan menuju Hong Kong Park kemudian ikuti petunjuk dari Hong Kong Park menuju Lower Peak Tram Terminus.

Selain menggunakan trem, untuk menuju Lower Peak Tram Terminus, pengunjung juga bisa menggunakan bus 15C yang beroperasi dengan interval waktu 10 sampai 15 menit setiap harinya dari Star Ferry Pier Central menuju Peak Tower Terminus dan sebaliknya. Perjalanan dengan bus akan memakan waktu sekitar 20 menit melalui jalan yang berkelok-kelok. Untuk pengalaman yang lengkap, gunakan Peak Tram menuju Peak Tower dan kembali ke Garden Road, Central menggunakan bus 15 C.

Gambar

MASUK STASIUN – Peak Tram melaju perlahan menuju stasiun permberhentian terakhir di Peak Tower, Victoria Peak, Pulau Hongkong, Jumat (13/5/2011). Pertama sekali, Peak Tram dioperasikan tahun 1888. (foto: akhmad junaidi siregar)

Harga tiket Peak Tram per tahun 2011 untuk rute sekali jalan adalah HKD 28 (dewasa) dan HKD 11 (anak-anak/orangtua di atas 65 tahun). Sedangkan untuk rute pulang pergi adalah HKD 40 (dewasa) dan HKD 18 (anak-anak/orangtua di atas 65 tahun).

Setelah membeli tiket pulang, saya tak langsung berangkat naik Peak Tram. Saya harus mengantre selama setengah jam untuk mendapat giliran berangkat. Pasalnya ratusan orang silih berganti menaiki Peak Tram ini, baik saat berangkat dari Garden Road, Central menuju Victoria Peak/Peak Tower atau dari Victoria Peak/Peak Tower menuju Garden Road, Central. Saat menunggu Peak Tram datang, saya melihat mini galeri yang menampilkan sejarah Tram ini.

Peak Tram dibangun tahun 1881 oleh Alexander Smith. Di Victoria Peak, lokasi Peak Tram hanya berjarak sekitar 150 meter dari puncak Gunung Victoria. Pertama sekali, Peak Tram dioperasikan tahun 1888. Peak Tram adalah sarana transportasi umum mekanik pertama di Hong Kong dan kereta kabel tercuram di dunia. Ketika pertama kali dijalankan, Peak Tram adalah satu-satunya alat transportasi ke puncak selain tandu dan kereta berkuda. Tram ini awalnya menggunakan tenaga uap, kemudian diubah menggunakan tenaga listrik sejak tahun 1926.

Layaknya kereta api di Indonesia, sejak tahun 1989 Peak Tram memiliki dua gerbong dengan kapasitas kursi masing-masing untuk 120 orang (95 duduk dan 25 berdiri). Pada saat-saat sepi hanya satu gerbong yang dioperasikan. Peak Tram beroperasi dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB dengan interval waktu 10 sampai 15 menit.

Setelah menunggu setengah jam, akhirnya saya mendapat giliran untuk naik Peak Tram. Saya berangkat sekitar pukul 14.00 WIB. Saya merasakan sensasi luar biasa saat menaiki Peak Tram ini. Perjalanan menuruni bukit dengan kemiringan 45 derajat membuat saya benar-benar takjub. Dengan jelas, saya bisa melihat pendangan indah Pulau Hong Kong, Pelabuhan Victoria dan Pulau Kowloon.

Gambar

MENGHADAP KE ATAS – Posisi penumpang di Peak Tram harus menghadap ke atas agar tidak terjungkal. Ketika pertama kali dijalankan, Peak Tram adalah satu-satunya alat transportasi ke puncak selain tandu dan kereta berkuda. Foto diambil Jumat (13/5/2011). (foto: akhmad junaidi siregar)

Gambar

ATRAKSI MIRING – Tourist guide dari Hong Kong Tourism Board (HKTB), Carolus Chui bertraksi berdiri dengan kemiringan 45 derajat. Carolus mengaku harus belajar sekitar enam bulan untuk bisa melakukan aksi tersebut. Foto diambil Jumat (13/5/2011). (foto: akhmad junaidi siregar)

Ada perbedaan cara duduk di Peak Tram dengan kereta api pada umumnya. Jika di kereta api biasa, pada umumnya penumpang duduk berhadap-hadapan. Sedangkan di Peak Tram tidak memungkinkan karena penumpang terjungkal. Semua penumpang harus harus duduk menghadap ke atas (saat naik dan turun). Dalam perjalanan turun ke Garden Road, tourist guide dari Hong Kong Tourism Board (HKTB), Carolus Chui sempat bertraksi berdiri dengan kemiringan 45 derajat. Carolus mengaku harus belajar sekitar enam bulan untuk bisa melakukan aksi miring tersebut.

Sekitar 10 menit, Peak Tram menuruni rel Peak Tram sejauh lebih kurang 2 kilometer. Saya pun sampai di Garden Road, kawasan Central, Pulau Hong Kong. Selanjutnya, dengan menggunakan bus pariwisata, saya singgah makan siang di sebuah restoran halal, masih di Pulau Hong Kong.(Bersambung)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s