10 Oktober, 13 Tahun Lalu, Selalu Ada Alasan untuk Datang ke Unika

ANGKATAN 10 – Saya bersama sembilan rekan lain saat mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) GEMPITA Unika Santo Thomas Medan Angkatan 10 di Sibolangit, Deliserdang, 3-10 Oktober 1999 lalu. (foto: dokumentasi gempita)

PELANTIKAN – Pelantikan sembilan anggota muda GEMPITA Unika Santo Thomas Medan Angkatan 10 di Puncak Simpulan Angin, kabupaten Karo, Minggu (10/10/1999). (foto: dokumentasi gempita)

AKU mengulang kembali judul di atas untuk memulai cerita ini. 10 Oktober, 13 tahun yang lalu. Itu berarti tahun 1999. Aku ingat betul, 10 Oktober 1999 adalah hari Minggu. Bagiku, Minggu, 10 Oktober 1999 bukanlah sekadar hari yang menggantikan Sabtu (9/10/1999) atau perantara menuju hari berikutnya, Senin (11/10/1999).

Minggu, 10 Oktober 1999 adalah hari dimana aku resmi menjadi anggota muda Gema Pencinta Alam (GEMPITA) Unika Santo Thomas Medan. GEMPITA adalah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tertua di Unika Santo Thomas. Berdiri pada tanggal 24 Mei 1990, GEMPITA masih bertahan hingga saat ini.

Prosesi pelantikan di Puncak Simpulan Angin, sekitar 55 km dari kota Medan “memperjelas” posisiku sebagai anggota muda GEMPITA Angkatan X yang ditandai dengan penyematan badge GEMPITA di lengan kiri. Akupun mendapat nomor keanggotaan 247.G.X.M.1999.

Jika ingin menjadi anggota muda, setiap calon anggota harus melewati tahapan-tahapan pendidikan dasar (diksar) yang penuh dinamika. Aku ingat waktu itu, saat pendaftaran diksar dibuka, ada 40-an mahasiswa yang membeli formulir pendaftaran (waktu itu harganya Rp 2 ribu per formulir). Dari sekitar 40-an pendaftar, ada 20-an mahasiswa yang mendaftar ulang dan membayar uang pendaftaran sebesar Rp 20 ribu.

Selanjutnya selama dua minggu, mahasiswa yang sudah mendaftar ulang tersebut mengikuti materi ruang di Aula Unika Santo Thomas Medan. Berbagai materi diberikan dalam materi ruang ini sebagai pengantar sebelum masuk ke materi lapangan. Seperti: tali temali, navigasi darat, survival, peta dan kompas, search and rescue (SAR), panjat dinding, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dan manajemen perjalanan. Sebanyak 20-an mahasiswa yang mengikuti materi ruangan tak bertahan seluruhnya hingga ke lapangan. Hanya 10 mahasiswa yang ikut pendidikan di lapangan yang dilaksanakan tanggal 3-10 Oktober 1999 di tiga tempat: Sibolangit, Tebing Panjat Sikulikap dan Puncak Simpulan Angin.

Tak mudah untuk menjadi bagian dari keluarga besar GEMPITA. Saat-saat materi lapangan selama 8 hari menjadi masa-masa paling sulit dibandingkan saat materi ruang. Fisik, mental dan juga perasaan ditempa betul-betul saat materi lapangan ini. Semula tak ada dalam pikiran seperti apa materi lapangan GEMPITA. Tapi aku menjalaninya dengan pasrah dan apa adanya. Apalagi keikutsertaanku pada Diksar Angkatan X ini adalah yang kedua setelah pada Diksar Angkatan IX tahun sebelumnya, aku tak jadi mendaftar ulang.

Materi pendidikan selama di lapangan ditambah sikap instruktur (kakak senior) selama di lapangan, membuat emosi dan kekesalan menjadi tak terkendali. Sempat terbersit juga keinginan untuk mengundurkan diri beramai-ramai pada hari ke-6 (saat masih di Sibolangit), tapi semuanya urung dilakukan. Aku menikmati pendidikan di lapangan ini. Aku memaknainya sebagai pengalaman yang berharga. Banyak hal-hal baru yang aku temukan selama mengikuti materi lapangan. Mulai dari gantung-gantung pada seutas tali, menangkap kepiting di hutan, mengenali dan makan tumbuh-tumbuhan yang layak makan di hutan ataupun mengetahui teknik penyelamatan korban di hutan saat terjadi kecelakaan. Bukan itu saja, aku juga bisa naik gunung. (padahal cuma bayar Rp 20 ribu).

Pada akhirnya, 10 peserta yang berangkat dari kampus Unika Santo Thomas Medan, tak 10 peserta juga yang bertahan hingga pelantikan tanggal 10 Oktober 1999. Seorang dari kami, yakni Ramos Sianipar (Fakultas Teknik) mengundurkan diri pada hari ke-6, saat trekking dari Sibolangit menuju Tebing Panjat Sikulikap.

Saat pelantikan, tersisa 9 peserta lagi yang dinyatakan lulus sebagai anggota muda GEMPITA Unika Santo Thomas Medan, angkatan X. Ke-9 peserta tersebut adalah:

1. Deny Syahputra Tarigan     (Fakultas Hukum)

2. Dumaria Nainggolan           (Fakultas Teknik)

3. Evalina Panjaitan                (Fakultas Sastra)

4. Heriswan Manik                  (Fakultas Ekonomi)

5. Ivo Dasanov Sitompul        (Fakultas Sastra)

6. Melly Ginting                      (Fakultas Ekonomi)

7. Objek Sinulingga                (Fakultas Sastra)

8. Rales Simamora                  (Fakultas Teknik)

9. Truly Okto Purba                (Fakultas Ekonomi)

Seandainya teman kami Ramos Sianipar ikut dilantik, maka tanggal pelantikan kami  saat itu akan menjadi momen yang sangat berkesan. Akan terdapat empat kali penyebutan angka 10 di hari pelantikan tersebut yaitu: 10-10-10-10. Artinya pada tanggal 10 bulan 10, ada 10 anggota muda GEMPITA Unika Santo Thomas Medan angkatan 10 yang dilantik. Tapi ya sudahlah, siapapun yang pulang dan bertahan dari materi lapangan adalah buah dari proses pendidikan yang berlangsung dengan baik dan berkualitas.

Akupun mendapat nomor keanggotaan 247.G.X.M.1999. Angka 247 artinya aku sebagai anggota ke-247 di GEMPITA, tulisan G artinya Gempita. Angka romawi X artinya angkatan X. Kemudian huruf M adalah inisial dari nama angkatan X yakni Matahari dan tahun 1999 adalah tahun diksar angkatan X. Kami memilih nama Matahari sebagai nama angkatan bukan tanpa sebab. Bagi kami semua, saat materi lapangan berlangsung, matahari adalah sesuatu yang amat bernilai tetapi tak bisa kami rasakan selama materi lapangan. Hujan yang turun setiap hari selama materi lapangan membuat matahari enggan muncul.

Kini, setelah 13 tahun berlalu, seperti apa aku memaknai pencapaian ini? Yang jelas menjadi anggota adalah kebanggan yang tak ternilai. Di saat ratusan mahasiswa Unika Santo Thomas bercita-cita menjadi anggota GEMPITA atau memendam keinginan pribadi, tapi aku justru berhasil menjadi bagian dari GEMPITA. Dengan menjadi anggota GEMPITA aku memiliki pribadi yang tangguh, jujur, kuat, berani, sabar dan mampu bertahan dalam kondisi apapun.

Melalui diksar GEMPITA (baik di ruangan ataupun di lapangan), aku bisa mengenal sifat-sifat pribadi ataupun sifat teman-teman. Kata orang-orang, kalau ingin tahu sifat temanmu, ajaklah dia bepergian, tetapi dengan syarat harus menginap misalnya naik gunung atau kemping. Hal inilah yang kemudian kuterapkan saat bekerja. Seringkali aku mengajak teman-teman sekantor untuk sekadar kemping atau naik gunung selama dua hari. Ternyata benar. Dari perjalanan tersebut, aku bisa menemukan sifat teman-teman yang cukup kompleks. Ada yang egois, ada yang penakut, ada yang manja dan ada juga yang pemalas.

Kini, setelah 13 tahun berlalu, ada saja alasanku untuk selalu datang ke kampus Unika Santo Thomas Medan, Ya, itulah GEMPITA. GEMPITA menjadi satu alasan bagiku untuk selalu datang ke kampus Unika. Bisa bercengkrama dengan kakak-kakak senior ataupun adik-adik di GEMPITA adalah kebahagiaan dan kerinduan sederhana yang belum tentu bisa aku dapatkan di organisasi lain.

Kini, setelah 13 tahun berlalu, aku berharap lembaga GEMPITA yang ikut menempa diriku ini tetap bertahan di tengahnya kompleksnya permasalahan kehidupan kampus. Dibandingkan 10 atau 13 tahun lalu, maka kondisi GEMPITA saat ini sedang menurun. Tak hanya UKM GEMPITA sebenarnya, tetapi seluruh lembaga kemahasiswaan yang ada di Unika Santo Thomas.

Tapi aku percaya, pasti selalu ada jalan untuk mengembalikan kejayaan GEMPITA seperti 10 atau 13 tahun lalu. Aku percaya sekali lagi, akan selalu ada proses yang baik untuk semuanya. Tetap semangat dan  Selamat Ulang Tahun Angkatan X GEMPITA Unika Santo Thomas. Lestari….(*)

5 responses to “10 Oktober, 13 Tahun Lalu, Selalu Ada Alasan untuk Datang ke Unika

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s