Veritas Unika, Majalah Mahasiswa Unika Santo Thomas, Semula Ini Dianggap Keniscayaan (1)

10 Juli 2013-Majalah Veritas Unika

POTONG PITA – Rektor Unika Santo Thomas Medan, P. Dr. Hieronymus Simorangkir, Pr memotong pita sebagai tanda diluncurkannya majalah mahasiswa Unika Santo Thomas Medan, Veritas Unika, di Area Bangku Merah Depan Rektorat Unika Santo Thomas Medan, Selasa (4/6/2013).(foto:raden armand firdaus)

10 Juli 2013-Majalah Veritas Unika (1)

PECAHKAN BALON – Saya bersama teman alumni Fakultas Ekonomi Unika Santo Thomas Medan, Charles Simarmata memecahkan balón sebagai tanda diluncurkannya majalah mahasiswa Unika Santo Thomas Medan, Veritas Unika, di Area Bangku Merah Depan Rektorat Unika Santo Thomas Medan, Selasa (4/6/2013).(foto:raden armand firdaus)

SELASA (4/6/2013) menjadi hari cukup penting bagi Komunitas Veritas Unika Santo Thomas Medan. Komunitas yang mengkhususkan aktivitasnya pada kegiatan menulis, membaca dan meneliti ini meluncurkan publikasi kampus berbentuk majalah yang diberi nama ”Veritas Unika”.

Turut hadir dalam peluncuran tersebut, Wakil Rektor II, Surya Abadi Sembiring, Dekan FE Unika Santo Thomas Sarimonang Sihombing, Dekan Fakultas Sastra, Indah Sari, sejumlah alumni Fakultas Ekonomi Unika Santo Thomas, dan puluhan mahasiswa.

Rektor Unika Santo Thomas Medan, P. Dr. Hieronymus Simorangkir, Pr dalam sambutan peluncurannya mengatakan, pihaknya menyambut baik kerjasama dan kreativitas anggota-anggota Komunitas Veritas yang berani menerbitkan majalah mahasiswa Veritas Unika. Dikatakan Hieronymus, melalui media mahasiswa bisa kreatif dan berekspresi tanpa batas. Menurutnya, kerja keras para tim redaksi Veritas Unika dan dukungan alumni telah berhasil menciptakan karya baru untuk universitas. Diharapkan, nantinya wadah ini bisa dimaksimalkan secara baik sebagai salah satu tonggak akademik kampus.

“Semula kami menganggap ini keniscayaan. Tetapi anggota-anggota Komunitas Veritas yang mayoritas masíh angkatan muda mampu menerbitkannya. Harapan kami, semangat ini terus dijaga sehingga Veritas Unika bisa tetap terbit,” kata Hieronymus.

Hieronymus mengatakan, ke depannya, Veritas Unika diharapkan tidak hanya sebatas menjadi majalah yang memuat cerpen, opini, liputan utama dan berita-berita ringan, tetapi lebih dari itu, Veritas Unika bisa menjadi media yang menampung karya ilmiah hasil dari penelitian mahasiswa. Karena itu, Hieronymus pun mendukung agar ke depannya majalah ini bisa menjadi jurnal ilmiah.

“Saya melihat sebuah peluang di masa depan, bahwa majalah ini bisa menjadi majalah ilmiah dan sebuah tempat bagi mahasiswa  untuk menumpahkan ekpresinya tanpa batasan dan acuan penelitian mahasiswa dalam mengerjakan skripsi. Tidak sebatas mahasiswa Unika saja tapi mahasiswa di luar Unika,” katanya.

Peluncuran majalah ini berlangsung sederhana namun penuh makna di area bangku merah depan Rektorat Unika Santo Thomas Medan. Peluncuran ini secara simbolis ditandai dengan pengguntingan pita dan pemecahan balon oleh Rektor dan Wakil Rektor Unika Santo Thomas, para Dekan dan alumni Fakultas Ekonomi Unika Santo Thomas. Saya sebagai pembina di Komunitas ini berkesempatan ikut memecahkan balon bersama sejumlah alumni Fakultas Ekonomi Unika Santo Thomas.

Seusai seremoni peluncuran, dilakukan juga penjualan perdana majalah kepada civitas akademi Unika Santo Thomas Medan.  Seperti apa hasil penjualan di hari pertama? Tak terlalu mengecewakan. Sambutan civitas akademi cukup baik. Pendapatan dari penjualan majalah di hari pertama mencapai Rp 500 ribuan.

Ketua Komunitas Veritas, Roniko Pardede mengatakan, majalah Veritas Unika diterbitkan oleh Komunitas Veritas. Komunitas Veritas adalah kelompok yang mengkhususkan aktivitasnya pada kegiatan menulis, membaca dan meneliti. Komunitas ini resmi berdiri pada tanggal 23 November 2012.

10 Juli 2013-Majalah Veritas Unika (2)

FOTO BERSAMA – Rektor Unika Santo Thomas Medan, P. Dr. Hieronymus Simorangkir, Pr bersama anggota redaksi majalah Veritas Unika, dosen dan mahasiswa foto bersama usai peluncuran majalah mahasiswa Unika Santo Thomas Medan, Veritas Unika, di Area Bangku Merah Depan Rektorat Unika Santo Thomas Medan, Selasa (4/6/2013).(foto:raden armand firdaus)

Kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan Komunitas Veritas selama ini adalah: menyelenggarakan workshop karya ilmiah, latihan menulis setiap dua minggu sekali, mengirim tulisan-tulisan anggota ke media cetak dan mengikuti lomba-lomba penulisan artikel yang dilaksanakan pihak-pihak di luar Komunitas Veritas. “Penerbitan majalah mahasiswa adalah salah satu program besar kami. Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak baik pihak kampus, sponsor, alumni dan mahasiswa yang telah mendukung kami untuk penerbitan majalah ini,” kata Roniko.

Pemimpin Redaksi Veritas Unika, Suryono Brandoi Siringo-ringo mengatakan, penerbitan Veritas Unika dimaksudkan sebagai sarana berlatih bagi seluruh mahasiswa Unika Santo Thomas Medan untuk menuangkan ide, pikiran, gagasan dan hasil penelitian dalam bentuk tulisan. Bagi anggota Komunitas Veritas, majalah ini juga sebagai media alternatif untuk mempublikasikan karya-karyanya

 “Diharapkan dengan mengelola sebuah majalah mahasiswa, mahasiswa yang tergabung di dalamnya bisa belajar beroganisasi, memanajemen diri, bekerjasama dengan orang lain dan memanajemen waktu,” kata Suryono.(bersambung)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s