Donor Darah Lagi Setelah Absen Enam Tahun

SEJUMLAH peserta menjadi pendonor dalam aksi sosial donor darah yang dilaksanakan Unit Kegiatan Mahasiswa Gema Pencinta Alam (UKM GEMPITA) di kampus Unika Santo Thomas, Jumat (23/4/2014).Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperingati hari jadi GEMPITA yang ke-24 tahun. (Foto: Dok Gempita)

HARI JUMAT (23/5/2014) menjadi momen penting bagi perjalanan Gema Pencinta Alam (GEMPITA) Unika Santo Thomas Medan. Paling tidak itulah pendapatku pribadi. Pasalnya, hari itu, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tertua di Unika Santo Thomas tersebut menggelar aksi sosial donor darah.

Momen ini kusebut penting, karena enam tahun terakhir, kegiatan ini absen dijalankan. Kegiatan donor darah terakhir dilaksanakan tahun 2007 lalu atau saat perayaan ulang tahun GEMPITA ke-17. Padahal, sejatinya kegiatan aksi sosial ini dilaksanakan GEMPITA untuk memperingati hari ulang tahun GEMPITA. Oh ya, hari ulang tahun GEMPITA jatuh pada tanggal 24 Mei. Berbagai faktor mulai dari kepengurusan, keanggotaan dan motivasi membuat kegiatan ini tidak terlaksana selama enam tahun terakhir. Tapi pada perayaan ulang tahun GEMPITA yang ke-24, kegiatan ini akhirnya dilaksanakan kembali. Selain donor darah, dilaksanakan juga bazaar produk kepencintaalaman GEMPITA.

Sekretaris Panitia kegiatan, Ika Lauwina Sinulingga mengatakan, pihaknya ingin memaknai usia yang dewasa ini dengan cara meujudkan kepedulian sosial instansi GEMPITA terhadap masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini, keberadaan GEMPITA dikenal secara lebih mendalam baik oleh civitas akademi dan institusi lain di luar kampus Unika Santo Thomas.

Untuk pelaksanaan kegiatan aksi sosial donor darah, GEMPITA masih bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah PMI Kota Medan. Aksi sosial donor darah ini diikuti anggota GEMPITA dan civitas akademika Unika Santo Thomas lainnya seperti dosen, pegawai, mahasiswa dan anggota beberapa UKM di Unika Santo Thomas. Ada 50 an orang yang mendaftar. Namun yang memenuhi syarat mengikuti donor darah sebanyak 35 orang. Artinya, sebelum ikut donor darah, peserta harus diperiksa kesehatannya dulu meliputi tekanan darah dan HB.

Seorang mahasiswa Unika Santo Thomas yang ikut dalam donor darah, Marliana Pakpahan, mengatakan, ternyata donor darah tidak seseram yang dikatakan orang selama ini. Hal itu dibuktikannya setelah dirinya menjadi pendonor.

“Donor darah itu ternyata santai dan banyak manfaatnya. Donor darah akan membantu jantung pada proses pemompaan darah. Sebab darah yang terlalu kental akan susah di pompa. Jadi, pada saat donor, maka darah yang kental akan diambil. Darah yang telah diambil juga akan berganti melalui konsumsi makanan. Tentu darah yang dihasilkan tidaklah lagi sekental sebelumnya, sehingga jantung tidak akan susah melakukan pemompaan,” kata Marliana.

Khusus untuk bazar, GEMPITA menjual roduk-produk dengan style kepencintaalaman seperti sandal gunung, gantungan kunci, kaos dan lain-lain. Aksesoris GEMPITA seperti gelas, gantungan kunci, kaos, stiker dan pulpen juga turut dijual.

“Kami memasang tenda besar yang memuat kisah perjalanan GEMPITA selama 24 tahun. Di dalam tenda, kami memasang piala, foto, poster, buku terbitan GEMPITA dan penghargaan yang telah diraih dalam kurun waktu 24 tahun,” kata Ika.

AKU ikut menjadi pendonor dalam aksi sosial donor darah yang dilaksanakan Unit Kegiatan Mahasiswa Gema Pencinta Alam (UKM GEMPITA) di kampus Unika Santo Thomas, Jumat (23/4/2014). Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperingati hari jadi GEMPITA yang ke-24 tahun. (Foto: Dok Gempita)

AKU ikut menjadi pendonor dalam aksi sosial donor darah yang dilaksanakan Unit Kegiatan Mahasiswa Gema Pencinta Alam (UKM GEMPITA) di kampus Unika Santo Thomas, Jumat (23/4/2014). Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperingati hari jadi GEMPITA yang ke-24 tahun. (Foto: Dok Gempita)

Aku sendiri tak ketinggalan dalam kegiatan ini. Aku ikut menjadi donor. Setiap pelaksanaan donor darah di GEMPITA, aku memang selalu ikut serta.

Lalu apa yang menjadi harapanku dari kegiatan ini? Aku melihat kegiatan donor darah ini memang tidak megah-megah amat. Tapi sebagai anggota GEMPITA aku berharap kegaiatan ini bisa mempererat tali komunikasi (silaturahmi) seluruh anggota GEMPITA dan menjadi sarana belajar bagi anggota GEMPITA untuk melatih kemampuan mengorganisir sebuah acara. Syukur-syukur bisa menggelar kegiatan yang lebih besar dan megah lagi di hari yang akan datang. Semoga. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s