6 Tahun Tribun Medan: Manajemen Redaksi di Tribun Medan

23-september-2016-dari-balik-layar

BOX (Kotak) Redaksi yang memuat posisi dan para penanggungjawab yang mengisi posisi di Tribun Medan.

DEFINISI manajemen menurut James F. Stoner adalah sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian upaya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Proses-proses yang dimaksud Stoner dalam definisi manajemennya inipun diterjemahkan Tribun Medan dalam melaksanakan visi, misi dan tujuan organisasinya.

Secara umum, manajemen dan struktur organisasi Tribun Medan terbagi dalam dua divisi, yakni Divisi Redaksi dan Divisi Usaha. Masing-masing divisi ini mempunyai manajemen masing-masing, yakni manajemen redaksi dan manajemen usaha. Meskipun berbeda, tetapi tujuan yang diingin dicapai tetap sama, yakni menjadi perusahaan yang maju.

Tulisan ini akan lebih banyak mengulas tentang manajemen redaksi Tribun Medan. Manajemen redaksi dapat diartikan proses antar orang yang merupakan satu kesatuan secara efektif dalam sebuah organisasi media massa untuk mencapai tujuan atau sasaran. Jika dikaitkan dengan pengertian manajemen yang dikemukakan James F. Stoner, maka manajemen redaksi dimaknai sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan terhadap pengadaan, pengembangan, kompensasi, integrasi dan pemeliharaan orang-orang dengan tujuan membantu mencapai tujuan organisasi (pers), individual dan masyarakat.

Lalu seperti apakah struktur organisasi di perusahaan Tribun Medan? Secara umum (biasanya juga diterapkan perusahaan penerbitan lain) terbagi dalam dua yakni: Divisi Redaksi (Editor Department) dan Divisi usaha (Business Department). Divisi Redaksi dipimpin oleh Pemimpin Redaksi dan Divisi Usaha dipimpin oleh Pemimpin Usaha. Di atas keduanya adalah Pemimpin Umum (General Manager). Terkadang ada juga Pemimpin Umum yang merangkap Pemimpin Redaksi. Tetapi di Tribun Medan, Pemimpin Umum tidak merangkap sebagai Pemimpin Redaksi.

Divisi Redaksi bertugas untuk meliput, menyusun, menulis, atau menyajikan informasi berupa berita, opini, feature dan karya jurnalistik lainnya. Orang-orangnya akrab disebut jurnalis (wartawan). Divisi Redaksi dikepalai oleh seorang Pemimpin Redaksi (Pemred). Di bawah Pemred biasanya ada Wakil Pemred yang bertugas sebagai pelaksana tugas dan penanggungjawab sehari-hari di bagian redaksi.

Pemred/Wapemred membawahi seorang atau lebih Redaktur Pelaksana yang mengkoordinasi para Redaktur (Editor), Koordinator Reporter atau Koordinator Liputan (jika diperlukan), para Reporter dan Fotografer, Koresponden, dan Kontributor. Termasuk Kontributor adalah para penulis lepas (artikel) dan kolumnis.

Di Divisi Redaksi ada pula yang disebut Dewan Redaksi atau Penasihat Redaksi. Biasanya terdiri dari Pemred, Wapemred, Redpel, Pemimpin Usaha, dan orang-orang yang dipilih menjadi penasihat bidang keredaksian. Ada pula yang disebut Staf Ahli atau Redaktur Ahli, yakni orang-orang yang memiliki keahlian di bidang keilmuwan tertentu yang sewaktu-waktu masukan atau pendapatnya sangat dibutuhkan redaksi untuk kepentingan pemberitaan atau analisis berita.

Bagian lain yang terkait dengan bidang keredaksian adalah bagian Pracetak yang membidangi tugas Desain Grafis (Setting, Lay Out, dan Artistik) serta Perpustakaan dan Dokumentasi. Dalam hal tertentu, bagian Penelitian dan Pengembangan (Litbang) dapat masuk ke bagian Redaksi.

Lalu, apa yang menjadi tugas dan tanggungjawab mereka? Pemimpin Umum (General Manager) bertanggungjawab atas keseluruhan jalannya penerbitan pers, baik ke dalam maupun ke luar. Ia dapat melimpahkan pertanggungjawabannya terhadap hukum kepada Pemimpin Redaksi sepanjang menyangkut isi penerbitan (redaksional) dan kepada Pemimpin Usaha sepanjang menyangkut pengusahaan penerbitan.

Pemimpin Redaksi (Editor in Chief) bertanggungjawab terhadap mekanisme dan aktivitas kerja keredaksian sehari-hari. Ia harus mengawasi isi seluruh rubrik media massa yang dipimpinnya. Di suratkabar mana pun, Pemimpin Redaksi menetapkan kebijakan dan mengawasi seluruh kegiatan redaksional. Ia bertindak sebagai jenderal atau komandan yang perintah atau kebijakannya harus dipatuhi bawahannya.

Dewan Redaksi biasanya beranggotakan Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan Wakilnya, Redaktur Pelaksana, dan orang-orang yang dipandang kompeten menjadi penasihat bagian redaksi. Dewan Redaksi bertugas memberi masukan kepada jajaran redaksi dalam melaksanakan pekerjaan redaksional. Dewan Redaksi pula yang mengatasi permasalahan penting redaksional, misalnya menyangkut berita yang sangat sensitif atau sesuai-tidaknya berita yang dibuat tersebut dengan visi dan misi penerbitan yang sudah disepakati.

Di bawah Pemred biasanya ada Redaktur Pelaksana (Managing Editor). Tetapi di tribun, kami menyebutnya dengan sebutan Manajer Produksi (Manprod). Tanggungjawabnya hampir sama dengan Pemred/Wapemred, namun lebih bersifat teknis. Dialah yang memimpin langsung aktivitas peliputan dan pembuatan berita oleh para reporter dan editor.

Redaktur (editor) sebuah penerbitan pers biasanya lebih dari satu. Tugas utamanya adalah melakukan editing atau penyuntingan, yakni aktivitas penyeleksian dan perbaikan naskah yang akan dimuat atau disiarkan. Seorang redaktur biasanya menangani satu rubrik, misalnya rubrik ekonomi, luar negeri, olahraga, dan sebagainya.

Bagian pracetak biasanya diisi oleh layout dan desain grafis. Mereka ini bertanggungjawab menangani naskah siap cetak (All In Hand/All Up) dari para redaktur. Semua naskah berita yang akan diturunkan ke percetakan, akan melewati proses layout (penyusunan tata letak). Jika diperlukan grafis untuk mendukung tampilan layout, maka desain grafis akan membuat grafis yang dibutuhkan.

Di bawah para editor adalah para Reporter. Mereka merupakan prajurit di bagian redaksi. Mereka mencari berita lalu dan menulisnya merupakan tugas pokoknya.

Fotografer (wartawan foto) tugasnya mengambil gambar peristiwa atau objek tertentu yang bernilai berita atau untuk melengkapi tulisan berita yang dibuat wartawan tulis. Ia merupakan mitra kerja yang setaraf dengan wartawan tulisan (reporter). Jika tugas wartawan tulis menghasilkan karya jurnalistik berupa tulisan berita, opini, atau feature, maka fotografer menghasilkan Foto Jurnalistik.

Beberapa media cetak (koran) ada juga yang memiliki koresponden dan kontributor. Tetapi Tribun Medan tidak mengenal istilah koresponden dan kontributor. Seluruh proses pencarian dan penulisan berita di Tribun Medan baik di dalam kota Medan maupun di luar kota Medan dikerjakan oleh reporter.

Bagian yang tak kalah pentingnya untuk membantu kelancaran kerja redaksi adalah bagian Perpustakaan dan Dokumentasi serta bagian Penelitian dan Pengembangan (Litbang). Litbang memantau perkembangan sebuah penerbitan, survei pembaca, dan memberikan masukan-masukan bagi pengembangan redaksional dan bagian lainnya, termasuk pembinaan dan pengembangan kualitas sumber daya manusia.

Sedangkan Divisi Usaha di harian Tribun Medan bertugas mengurusi bagian bisnis Tribun Medan yang komersial meliputi: sirkulasi/distribusi, iklan, dan promosi. Biasanya, bagian usaha dipimpin oleh seorang Pemimpin Perusahaan yang membawahi Manajer Sirkulasi, Manajer Iklan, Manajer Sumber Daya Manusia, Manajer Keuangan dan Promosi (Event Organizer).

Nah, pemaparan ini diharapkan memberikan pemahaman baru bagi seluruh pembaca tentang manajemen dan struktur organisasi Tribun Medan, khususnya manajemen redaksi. Manajemen redaksi sudah disusun dengan baik mulai posisi yang diperlukan dan karyawan (staf redaksi) yang mengisi posisi tersebut.

Manajemen redaksi yang sudah terstuktur ini disusun agar setiap karyawan mengetahui posisi (tingkatan) dan job description (pembagian tugas) masing-masing. Dengan demikian, proses pekerjaan bisa berjalan dengan baik dan tidak kacau balau sehingga tujuan perusahaan Tribun Medan sebagai Spirit Baru Sumatera Utara tetap tercapai.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s